Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Melawan Kematian Menuju Keabadian.

Ade Hashman
4.9/5 (34847 ratings)
Description:Di masa pandemi Covid-19 ini, tajuk mengenai “kematian” kerap menjadi perbincangan yang ramai memenuhi lini masa media sosial. Hingga Agustus ini angka kematian “akibat” covid-19 didunia sudah mencapai 4.35 juta jiwa (di Indonesia sendiri mencapai 115 ribu jiwa). Diskursus kematian akibat covid menjadi trending topic.Saya menuliskan tema tentang "kematian" ini, bukan untuk menghadirkan pesimisme apalagi untuk menyebarkan momok yang menakutkan. Tapi saya mengupayakan untuk memperbarui paradigma tentang kematian, dengan mengubah ketakutan menjadi optimisme. Bahwa kematian sesungguhnya bukanlah suatu tragedi yang harus diratapi (kecuali bila peristiwa kematian itu kita curi hak mengambilnya dari Tuhan). Setiap orang yang sudah purna tugasnya didunia ini, pasti akan kembali pulang keharibaan Ilahi. “Pulang” adalah sebuah kata yang seharusnya dirindukan oleh orang-orang yang hatinya “sudah selesai” (muthmainnah). Di kampung halaman sejati kelak berlimpah Rahmat. Dan di sana tentunya Kasih Sayang Allah menanti (Insya Allah). Mungkin kalimat ini (meski saya yakin benar) akan terdengar ironis: “Jika ingin kebahagiaan hakiki, maka tunggulah saat kematian datang. Karena lewat matilah orang memperoleh kehidupan abadi, serta balasan yang sempurna atas apa yang telah ia tanam ketika hidup".Diksi “kehidupan” sebenarnya tidak memiliki antonim. Karena lawan kata “kematian” adalah “kelahiran” bukan kehidupan.Kematian bukan kepunahan eksistensi, tapi ia merupakan peristiwa kepindahan. Seperti kata pujangga (alm) Sapardi Djoko Damono : “yang fana adalah waktu, kita abadi”.***Alhamdulillah, Buku ini merupakan kali kedua bagi saya, dalam berkesempatan bekerja sama dengan penerbit PTS Media Malaysia. Kurang lebih satu dekade silam, buku saya berjudul “Mengapa Rasulullah tidak pernah sakit” pernah diterbitkan disana.Saya sangat berbahagia dan bersyukur karena berkesempatan menyapa dan menjalin silaturahmi kepada saudara-saudara saya, serumpun di negeri jiran Malaysia dan sekitarnyaWe have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Melawan Kematian Menuju Keabadian.. To get started finding Melawan Kematian Menuju Keabadian., you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
320
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
PTS Publishing House
Release
2021
ISBN

Melawan Kematian Menuju Keabadian.

Ade Hashman
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: Di masa pandemi Covid-19 ini, tajuk mengenai “kematian” kerap menjadi perbincangan yang ramai memenuhi lini masa media sosial. Hingga Agustus ini angka kematian “akibat” covid-19 didunia sudah mencapai 4.35 juta jiwa (di Indonesia sendiri mencapai 115 ribu jiwa). Diskursus kematian akibat covid menjadi trending topic.Saya menuliskan tema tentang "kematian" ini, bukan untuk menghadirkan pesimisme apalagi untuk menyebarkan momok yang menakutkan. Tapi saya mengupayakan untuk memperbarui paradigma tentang kematian, dengan mengubah ketakutan menjadi optimisme. Bahwa kematian sesungguhnya bukanlah suatu tragedi yang harus diratapi (kecuali bila peristiwa kematian itu kita curi hak mengambilnya dari Tuhan). Setiap orang yang sudah purna tugasnya didunia ini, pasti akan kembali pulang keharibaan Ilahi. “Pulang” adalah sebuah kata yang seharusnya dirindukan oleh orang-orang yang hatinya “sudah selesai” (muthmainnah). Di kampung halaman sejati kelak berlimpah Rahmat. Dan di sana tentunya Kasih Sayang Allah menanti (Insya Allah). Mungkin kalimat ini (meski saya yakin benar) akan terdengar ironis: “Jika ingin kebahagiaan hakiki, maka tunggulah saat kematian datang. Karena lewat matilah orang memperoleh kehidupan abadi, serta balasan yang sempurna atas apa yang telah ia tanam ketika hidup".Diksi “kehidupan” sebenarnya tidak memiliki antonim. Karena lawan kata “kematian” adalah “kelahiran” bukan kehidupan.Kematian bukan kepunahan eksistensi, tapi ia merupakan peristiwa kepindahan. Seperti kata pujangga (alm) Sapardi Djoko Damono : “yang fana adalah waktu, kita abadi”.***Alhamdulillah, Buku ini merupakan kali kedua bagi saya, dalam berkesempatan bekerja sama dengan penerbit PTS Media Malaysia. Kurang lebih satu dekade silam, buku saya berjudul “Mengapa Rasulullah tidak pernah sakit” pernah diterbitkan disana.Saya sangat berbahagia dan bersyukur karena berkesempatan menyapa dan menjalin silaturahmi kepada saudara-saudara saya, serumpun di negeri jiran Malaysia dan sekitarnyaWe have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Melawan Kematian Menuju Keabadian.. To get started finding Melawan Kematian Menuju Keabadian., you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
320
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
PTS Publishing House
Release
2021
ISBN
loader