Description:Laporan ini meliputi hasil Pilotproject Provenance Research on Objects of the Colonial Era (PPROCE) (Proyek Rintisan Penelitian Asal Usul Benda dari Era Kolonial). Proyek ini dimulai pada tahun 2019 atas inisiatif NMVW, Rijksmuseum Amsterdam dan NIOD/ECR, dilaksanakan dengan bantuan keuangan dari OCW dan diakhiri pada 1 Maret 2022. Laporan ini adalah hasil penelitian eksploratif mengenai sejarah asal usul dan pemaknaan sejumlah objek budaya dan koleksi representatif yang diperoleh dalam situasi kolonial, serta pengalaman yang didapatkan melalui kerja sama dengan peneliti dan lembaga di negara-negara asal. Laporan ini dimulai dengan bab pendahuluan mengenai latar belakang proyek ini, dengan melihat perdebatan nasional dan internasional mengenai restitusi atau juga repatriasi, dan terutama melihat Rapport Adviescommissie ‘Nationaal Beleidskader Koloniale Collecties’ (Laporan Komisi Penasihat ‘Kerangka Kebijakan Nasional Untuk Koleksi Kolonial’) oleh Komisi Gonçalves dan tanggapan menteri OCW atas laporan itu. Dalam bab dua dibahas aspek-aspek teoretis penelitian asal usul, khususnya pertanyaan tentang bagaimana penelitian asal usul, dalam kerja sama dengan peneliti dari negara-negara asal, dapat berkembang sehingga menghasilkan suatu cara yang bermanfaat dan produktif untuk mencapai sebuah ‘common understanding’ pada masa ini dan masa depan. Bab terbesar terdiri dari panduan dan saran yang konkrit bagi pelaksanaan penelitian asal usul. Peneliti dapat menggunakan ikhtisar ini sebagai buku acuan dalam menyeleksi benda-benda yang akan diteliti, melacak dan menafsirkan sumber-sumber serta menulis laporan asal usul. Bab empat mengandung sebuah Rancangan Kerangka Evaluasi. Rancangan ini dapat berfungsi sebagai sarana bantu bagi komisi evaluasi independen yang perlu dibentuk. Komisi ini harus memfasilitasi permintaan restitusi dari negara-negara asal di masa depan dan memberikan saran kepada OCW mengenai masalah-masalah restitusi. Rancangan Kerangka Evaluasi ini juga dapat berguna bagi peneliti asal usul dan lembaga pengelola benda warisan yang ingin mengevaluasi kelengkapan hasil pekerjaan mereka sendiri. Bab lima mengandung beberapa rekomendasi urgen yang terkait dengan kerja sama antara peneliti dan lembaga pengelola benda warisan di negara-negara asal dan kebijakan lanjut mengenai penelitian asal usul, khususnya mengenai pertanyaan tentang bagaimana pembentukan pengetahuan di bidang ini dapat dijamin; hal ini dikaitkan dengan laporan Komisi Gonçalves serta tanggapan terhadap laporan ini oleh menteri OCW. Terakhir, dalam enam buah esai, delapan peneliti yang terlibat merenungkan berbagai aspek dari masalah restitusi dan, khususnya, penelitian asal usul.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Jejak: Penelitian Sejarah Asal-usul dan Pemaknaan Benda-benda dan Koleksi Budaya yang Diperoleh dalam Situasi Kolonial. To get started finding Jejak: Penelitian Sejarah Asal-usul dan Pemaknaan Benda-benda dan Koleksi Budaya yang Diperoleh dalam Situasi Kolonial, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
104
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
NIOD
Release
2022
ISBN
Jejak: Penelitian Sejarah Asal-usul dan Pemaknaan Benda-benda dan Koleksi Budaya yang Diperoleh dalam Situasi Kolonial
Description: Laporan ini meliputi hasil Pilotproject Provenance Research on Objects of the Colonial Era (PPROCE) (Proyek Rintisan Penelitian Asal Usul Benda dari Era Kolonial). Proyek ini dimulai pada tahun 2019 atas inisiatif NMVW, Rijksmuseum Amsterdam dan NIOD/ECR, dilaksanakan dengan bantuan keuangan dari OCW dan diakhiri pada 1 Maret 2022. Laporan ini adalah hasil penelitian eksploratif mengenai sejarah asal usul dan pemaknaan sejumlah objek budaya dan koleksi representatif yang diperoleh dalam situasi kolonial, serta pengalaman yang didapatkan melalui kerja sama dengan peneliti dan lembaga di negara-negara asal. Laporan ini dimulai dengan bab pendahuluan mengenai latar belakang proyek ini, dengan melihat perdebatan nasional dan internasional mengenai restitusi atau juga repatriasi, dan terutama melihat Rapport Adviescommissie ‘Nationaal Beleidskader Koloniale Collecties’ (Laporan Komisi Penasihat ‘Kerangka Kebijakan Nasional Untuk Koleksi Kolonial’) oleh Komisi Gonçalves dan tanggapan menteri OCW atas laporan itu. Dalam bab dua dibahas aspek-aspek teoretis penelitian asal usul, khususnya pertanyaan tentang bagaimana penelitian asal usul, dalam kerja sama dengan peneliti dari negara-negara asal, dapat berkembang sehingga menghasilkan suatu cara yang bermanfaat dan produktif untuk mencapai sebuah ‘common understanding’ pada masa ini dan masa depan. Bab terbesar terdiri dari panduan dan saran yang konkrit bagi pelaksanaan penelitian asal usul. Peneliti dapat menggunakan ikhtisar ini sebagai buku acuan dalam menyeleksi benda-benda yang akan diteliti, melacak dan menafsirkan sumber-sumber serta menulis laporan asal usul. Bab empat mengandung sebuah Rancangan Kerangka Evaluasi. Rancangan ini dapat berfungsi sebagai sarana bantu bagi komisi evaluasi independen yang perlu dibentuk. Komisi ini harus memfasilitasi permintaan restitusi dari negara-negara asal di masa depan dan memberikan saran kepada OCW mengenai masalah-masalah restitusi. Rancangan Kerangka Evaluasi ini juga dapat berguna bagi peneliti asal usul dan lembaga pengelola benda warisan yang ingin mengevaluasi kelengkapan hasil pekerjaan mereka sendiri. Bab lima mengandung beberapa rekomendasi urgen yang terkait dengan kerja sama antara peneliti dan lembaga pengelola benda warisan di negara-negara asal dan kebijakan lanjut mengenai penelitian asal usul, khususnya mengenai pertanyaan tentang bagaimana pembentukan pengetahuan di bidang ini dapat dijamin; hal ini dikaitkan dengan laporan Komisi Gonçalves serta tanggapan terhadap laporan ini oleh menteri OCW. Terakhir, dalam enam buah esai, delapan peneliti yang terlibat merenungkan berbagai aspek dari masalah restitusi dan, khususnya, penelitian asal usul.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Jejak: Penelitian Sejarah Asal-usul dan Pemaknaan Benda-benda dan Koleksi Budaya yang Diperoleh dalam Situasi Kolonial. To get started finding Jejak: Penelitian Sejarah Asal-usul dan Pemaknaan Benda-benda dan Koleksi Budaya yang Diperoleh dalam Situasi Kolonial, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.