Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

Unknown Author
4.9/5 (12525 ratings)
Description:Telinga Bangsa ini sudah tak asing lagi begitu mendengar nama Buya Syafii—panggilan akrab Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif—yang kini telah berusia 83 tahun. Salah satu "Tiga Pendekar dari Chicago" ini dikenal sebagai tokoh lintas agama yang tak pernah lelah menggalakkan toleransi di Indonesia. Di negara ini, sosok seperti Buya Syafii, masih sangat jarang jumlahnya. Pernyataan-pernyataannya yang kritis dan membangun terkait diskursus keIslaman, keIndonesiaan dan kemanusiaan membuka pintu gerbang cakrawala keilmuan bagi para penerus bangsa yang memiliki visi yang sama dalam memandang hal tersebut.Salah satu hal penting yang sering disampaikannya adalah bahawa "Indonesia harus tetap bertahan satu hari sebelum kiamat." Ungkapan itu menunjukkan kepeduliannya bahwa di tengah situasi krisis moral dan krisis kewarasan yang membahayakan NKRI ini, masih sangat mungkin diselamatkan dengan menyalakan lilin kewarasan. Ajaran-ajaran bijak yang dilayarkannya melintasi agama, budaya, usia dan kelompok, membuat siapa pun yang berdialog dengannya merasa teduh. Hingga kini, di usianya yang sudah senja, Buya tetap konsisten dengan gaya hidupnya yang sederhana, konsisten dengan pemikiran-pemikirannya dan menolak cara-cara digunakannya kekerasan.Buya Syafii yang kita kenal bukanlah manusia yang datang tiba-tiba dari ruang kosong. Ia adalah sosok manusia yang tumbuh dari dentuman dari dentuman zaman. Menempuh jalan bergelombang, naik turun di sana sini. Dan, Buya—sebagaimana yang kita saksikan sekarang—tetap berdiri kokoh laksana batu karang di lautan.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif. To get started finding Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Release
ISBN

Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

Unknown Author
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: Telinga Bangsa ini sudah tak asing lagi begitu mendengar nama Buya Syafii—panggilan akrab Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif—yang kini telah berusia 83 tahun. Salah satu "Tiga Pendekar dari Chicago" ini dikenal sebagai tokoh lintas agama yang tak pernah lelah menggalakkan toleransi di Indonesia. Di negara ini, sosok seperti Buya Syafii, masih sangat jarang jumlahnya. Pernyataan-pernyataannya yang kritis dan membangun terkait diskursus keIslaman, keIndonesiaan dan kemanusiaan membuka pintu gerbang cakrawala keilmuan bagi para penerus bangsa yang memiliki visi yang sama dalam memandang hal tersebut.Salah satu hal penting yang sering disampaikannya adalah bahawa "Indonesia harus tetap bertahan satu hari sebelum kiamat." Ungkapan itu menunjukkan kepeduliannya bahwa di tengah situasi krisis moral dan krisis kewarasan yang membahayakan NKRI ini, masih sangat mungkin diselamatkan dengan menyalakan lilin kewarasan. Ajaran-ajaran bijak yang dilayarkannya melintasi agama, budaya, usia dan kelompok, membuat siapa pun yang berdialog dengannya merasa teduh. Hingga kini, di usianya yang sudah senja, Buya tetap konsisten dengan gaya hidupnya yang sederhana, konsisten dengan pemikiran-pemikirannya dan menolak cara-cara digunakannya kekerasan.Buya Syafii yang kita kenal bukanlah manusia yang datang tiba-tiba dari ruang kosong. Ia adalah sosok manusia yang tumbuh dari dentuman dari dentuman zaman. Menempuh jalan bergelombang, naik turun di sana sini. Dan, Buya—sebagaimana yang kita saksikan sekarang—tetap berdiri kokoh laksana batu karang di lautan.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif. To get started finding Merawat Kewarasan Publik: Refleksi Kritis Kader Intelektual Muda tentang Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Release
ISBN
loader