Description:Tulisan-tulisan dalam buku ini dipilih dari esai yang pernah dimuat di rubrik Literari di Koran Tempo edisi Makassar. Itu adalah karya 20 penulis dari beragam profesi: ada seniman, budayawan, akademisi, dan lain-lain. Mereka adalah Ahyar Anwar, Anwar Jimpe Rachman, Alwy Rachman, Andi Sri Wahyuni Handayani, Aslan Abidin, Dul Abdul Rahman, Erni Aladjai, Fadhli Amir, Fitrawan Umar, Hendragunawan S. Thayf, Idham Malik, M. Aan Mansyur, Mohd Sabri AR, Muhary Wahyu Nurba, Muin Kubais M. Zeen, Mulyani Hasan, Nurhady Sirimorok, Shinta Febriany, Wawan Kurniawan, dan Willy Kumurur.Tulisan-tulisan mereka merespon beragam persoalan dalam masyarakat dengan sudut pandang masing-masing, namun ditulis dengan cara yang renyah dan enak dibaca, bahkan terkadang puitis. “Literasi, pada akhirnya, menjadi semacam ‘taman olah pikir’ para intelektual Makassar, para jauhari dari berbagai disiplin, dengan cara rendah hari dan menginspirasi,” tulis budayawan dan wartawan senior Amarzan Loebis, dalam prolog buku ini.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Esai Tanpa Pagar: 100 Esai Pilihan. To get started finding Esai Tanpa Pagar: 100 Esai Pilihan, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Description: Tulisan-tulisan dalam buku ini dipilih dari esai yang pernah dimuat di rubrik Literari di Koran Tempo edisi Makassar. Itu adalah karya 20 penulis dari beragam profesi: ada seniman, budayawan, akademisi, dan lain-lain. Mereka adalah Ahyar Anwar, Anwar Jimpe Rachman, Alwy Rachman, Andi Sri Wahyuni Handayani, Aslan Abidin, Dul Abdul Rahman, Erni Aladjai, Fadhli Amir, Fitrawan Umar, Hendragunawan S. Thayf, Idham Malik, M. Aan Mansyur, Mohd Sabri AR, Muhary Wahyu Nurba, Muin Kubais M. Zeen, Mulyani Hasan, Nurhady Sirimorok, Shinta Febriany, Wawan Kurniawan, dan Willy Kumurur.Tulisan-tulisan mereka merespon beragam persoalan dalam masyarakat dengan sudut pandang masing-masing, namun ditulis dengan cara yang renyah dan enak dibaca, bahkan terkadang puitis. “Literasi, pada akhirnya, menjadi semacam ‘taman olah pikir’ para intelektual Makassar, para jauhari dari berbagai disiplin, dengan cara rendah hari dan menginspirasi,” tulis budayawan dan wartawan senior Amarzan Loebis, dalam prolog buku ini.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Esai Tanpa Pagar: 100 Esai Pilihan. To get started finding Esai Tanpa Pagar: 100 Esai Pilihan, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.